Jangkrik Sang Pemalas



Pada suatu hari disebuah hutan yang sangat lebat. Terdapat beberapa hewan serangga diantaranya semut, belalang, jangkrik dan lain-lainnya. Diantara beberapa hewan itu mempunyai sifat yang berbeda-beda. Terutama jangkrik yang pemalas dan sok hebat. Pada suatu ketika mereka berkumpul, disebuah akar pohon mereka hidup rukun, aman, tentram dan makmur.
Pada sore hari semut berkata “Kawan-kawan kita sudah kehabisan makanan, bagaimana kalau besok kita mencarinya bersama-sama”.
Jangkrik Sang Pemalas
Jangkrik Sang Pemalas

Belalang menjawab “ Iya aku setuju, lagi pula musim kemarau akan segera datang. Dimusim kemarau pasti akan sulit mencari makanan. Jika mencari makanan sekarang pasti di musim kemarau nanti kita tidak akan kelaparan”.
Jangkrik yang malas ini berkata “ aku tidak mau ahh,,,,,aku kan sudah hebat. Dimalam hari aku bernyanyi dengan suara ku yang bagus, di siang harinya aku mau tidur sepuasnya”.
“Yakin kamu tidak mau ikut mencari makanan jangkrik?”, kata belalang.
“Yakinlah, disaat musim kemarau nanti pasti aka nada yang memberikanku makanan setiap hari”, jawab sang jangkrik.
“Biarkanlah saja belalang, yang penting kita urus saja kita urusan sendiri.
Jika musim kemarau tiba aku tak akan memberikanmu makanan jangkrik”, kata semut.
Lalu mereka sepakat besok pagi mencari makanan bersama-sama. Keesokan harinya semut dan belalang berangkat bersama-sama untuk mencari persediaan makanan dengan suasah payah. Sedangakan jangkrik enak-enakan tidur, karena dimalam harinya dia bernyanyi dengan suaranya yang sok bagus.
Hari demi hari semut dan belalang bahu membahu mencari makanan untuk mereka berdua. Persediaannya makanan di rasa sudah cukup untuk musim kemarau nanti mereka istirahat. Tapi jangkrik setiap hari hanya bernyanyi dan tidur-tiduran saja. Dia tidak berfikir nanti kalau musim kemarau akan susah mencari makanan. Akhirnya semut dan belalang sepakat untuk berpindah tempat, dan meninggalkan jangkrik hidup sendirian. Semut  dan belalang tak akn kesusahan mencari makanan karena telah mempunyai persediaan makanan yang cukup banyak. Kemarau pun akhirnya datang dan jangkrik pun mulai kehabisan makanan, setiap hari dia mencari makanan tapi tak kunjung dapat juga. Si jangkrik pun putus asa dan dia pergi ketempatnya semut dan belalang untuk meminta makanan.
“Ada apa kamu datang kesini jangkrik?”, tanya semut.
“Aku ingin meminta sedikit makanan darimu wahai teman-temanku, aku usdah tak ada persediaan makanan lagi. Aku setiap hari kelaparan dan kehausan”, jawab jangkrik.
“Kenpa kamu meminta bantuan kepada kami , bukan kah kamu sudah hebat. Memangnya tidak ada yang memberimu makanan?” ledek semut.
“Aku mohon semut”
“TIIIIIDAAAKKKK BOLEHHHH!”
Lalu belalang ikut bicara pada jangkrik.
“Makanya kamu itu jangan ngeyel jika di nasehati kita berdua, dan kamu harus berfikir sebelum musibah itu menimpa kepadamu”.
“Baiklah,,,,,, aku berjanji tidak akan malas lagi dan sombong. Aku tak akan mengulanginya lagi.
Akhirnya belalang dan semut memberikan sedikit makanan buat jangkrik itu, dan setelah itu mereka hidup rukun dan saling bahu membahu mencari makanan untuk persediaan mereka.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jangkrik Sang Pemalas"

Post a Comment